halo
kangen gak?
maaf baru update, sibuk bercinta sama tugas-tugas sma yang menggemaskan soalnya.
berapa bulan sih?
kok kayaknya yang mau diceritain udah numpuk di otak
oh iya mau flashback.
*ehem*
jadi hari ini aku udah janji sama fira buat ngramein bbmnya, soalnya dia ditinggal sm pangerannya ldks osis. nah lha kok aku bbman sama dia mbahas hal yang menyebalkan. yup, flashback.
flashback gak usah jauh-jauh. cukup awal bulan ini aja
ya, itu yang aku tweet di akunku @rizqimyg. stalk aja kalo mau, mblo kok :-) ya jadi gitu. aku flashback mbahas sesuatu di awal bulan September. ceritanya gak panjang soalnya hanya 3hari dan itupun yang nggenah hanya 2hari.
apa pernah kalian dicuekin berbulan-bulan, lalu hanya dibikin seneng dalam waktu 3 hari, dan setelah itu dijatuhkan lagi?
itu yang sedang aku rasain. dibikin seneng lewat bbm, tanpa melihat ekspresi. gitu aja udah seneng kok, bagiku :')
seenggaknya dengan sapaan "halo" aja udah bikin aku seneng. sapaan itu bikin aku semangat. lha sekarang? dijatuhin lagi. aku juga bodoh. mau aja dibuat gitu. dibuat seneng sesaat terus dijatuhkan dan susah bangkitnya.
yang sedang aku rasakan itu kayak naik roller coaster. naiknya pelan-pelan banget, turunnya makjlem gitu aja.
ibarat, dia udah janji buat nangkep aku pas njatuhin diri dari pohon. ternyata ditinggal pergi soalnya ada wanita lain yang lebih++ lewat. aku jatuh, kesakitan, nangis, ngroweng sendiri gak jelas. tapi tiba-tiba ada seseorang yang ngulurin tangannya buat aku bangkit lagi. akhirnya aku berdiri lagi dan melupakan seseorang yang udah janji buat nangkep aku :')
-sekian-
Jumat, 28 September 2012
Selasa, 14 Agustus 2012
Saat lapar melanda
Lapaaaar!!!
Lapaaaaaaaarrrrr!!!
Luapaaaaaarrrrr!!!
Laaaapaaaaaarrrrr!!!
Luapaaaaaaaaaar!!!
Huwaaaaahhhhhh!!!
Laper. Perutku laper. Aku butuh makan.
Kalo gak laper, aku gak makan.
Kalo gak makan, aku gak laper.
Makanlah sebelum kau kelaparan
Berhentilah sebelum kau kenyang
Tapi kalau puasa ya jangan makan
Jangan minum juga
Lapar lapar lapar lapaaaaar
Ingin makan ini ingin makan itu
Lapar lapar lapar lapaaaaar
Maunya ini maunya itu
LAPAR!
-sekian-
Lapaaaaaaaarrrrr!!!
Luapaaaaaarrrrr!!!
Laaaapaaaaaarrrrr!!!
Luapaaaaaaaaaar!!!
Huwaaaaahhhhhh!!!
Laper. Perutku laper. Aku butuh makan.
Kalo gak laper, aku gak makan.
Kalo gak makan, aku gak laper.
Makanlah sebelum kau kelaparan
Berhentilah sebelum kau kenyang
Tapi kalau puasa ya jangan makan
Jangan minum juga
Lapar lapar lapar lapaaaaar
Ingin makan ini ingin makan itu
Lapar lapar lapar lapaaaaar
Maunya ini maunya itu
LAPAR!
-sekian-
Balada lahirnya SEPURANE
Sering banget aku ngetweet ataupun update ada kata "sepurane". Apasih artinya? Aku suka minta maaf gitu? Emang sih dalam bahasa jawa sepurane artinya itu "maafin" tapi kalo bagiku dan anak-anak lainnya, artinya gak itu aja.
Siapa sih "anak-anak lainnya" itu?
Mereka lah warga X-10 Libels. Anak-anak yang konyol, polos, dan cerdas. Rajin menabung pula. 36 siswa yang berasal dari rumah yang berbeda inilah yang terbentuk dalam suatu organisasi yang memiliki julukan "SEPURANE". Sepurane memiliki arti tersendiri, yaitu
"SEPULUH SEPULUH RAME ASIK NARSIS EKSIS"
Wow? Rame? Asik? Narsis? Eksis? Emang sih. Tapi yang terakhir itu masih diragukan haha tapi tak mengapalah.
Berawal dari seorang cewek bernama Maya yang ingin memberi julukan pada kelas. Dia ngebet karena kelas lain udah dapet julukan masing-masing. Aku juga bingung mau ngasih julukan apa. Terus aku asal nyeplos "sepupu sempak" kepanjangannya berarti "sepuluh sepuluh sehat dan kompak" tapi karena mengandung unsur jorok akhirnya dibatalkan.
Nah suatu ketika, waktu itu Tatak nggalau. Dia ndengerin lagu sambil merunduk, ya dia masih terbayang-terbayang dengan...
"mantan kekasihkuuu~~~jangaaan kau lupaaakan akuuu~~~"
Dia disinggung sama seorang lelaki yang suka digosipin sama Tatak di kelas. Namanya Dhanan.
"tak, galau ae"
"apase naaaan"
"lhayo tak, ojok mikirno hubungan 2bulan kurang 4hari iku aaa" (aku)
Hening. Kepala Tatak menghadap dalam posisi mengheningkan cipta.
"lho taaak, gak bermaksut lhoo. sepurane taak sepurane"
Hening.
Ada bohlam lampu menyala diatas kepalaku.
"oh iya, sepurane!"
Yang lain pada noleh ke aku dengan tatapan kosong.
Dan akhirnya aku menyampaikan ideku ke Maya.
"may, aku nemu may!"
Jujur ambigu nih, nama panggilanku sama Maya sama. Pake "may" =.=
"gimana gimana?"
"sepurane! sepuluh sepuluh rame..."
"ya terus?"
"gak neko-neko!"
"wah iya bagus itu! tapi kepanjangen may"
Hening lagi.
"yaudah lah terserah, sisanya kamu mikir sama yang lain aja"
Dan beberapa jam kemudian, baru deh muncul julukan yang udah official. Tapi, sepurane masih belum punya akun twitter T^T ya doakan saja sebentar lagi punya.
Ya begitulah cerita mengenai asal mula sepurane. Untuk cerita yang lain, tunggu ya :p
-sekian-
Siapa sih "anak-anak lainnya" itu?
Mereka lah warga X-10 Libels. Anak-anak yang konyol, polos, dan cerdas. Rajin menabung pula. 36 siswa yang berasal dari rumah yang berbeda inilah yang terbentuk dalam suatu organisasi yang memiliki julukan "SEPURANE". Sepurane memiliki arti tersendiri, yaitu
"SEPULUH SEPULUH RAME ASIK NARSIS EKSIS"
Wow? Rame? Asik? Narsis? Eksis? Emang sih. Tapi yang terakhir itu masih diragukan haha tapi tak mengapalah.
Berawal dari seorang cewek bernama Maya yang ingin memberi julukan pada kelas. Dia ngebet karena kelas lain udah dapet julukan masing-masing. Aku juga bingung mau ngasih julukan apa. Terus aku asal nyeplos "sepupu sempak" kepanjangannya berarti "sepuluh sepuluh sehat dan kompak" tapi karena mengandung unsur jorok akhirnya dibatalkan.
Nah suatu ketika, waktu itu Tatak nggalau. Dia ndengerin lagu sambil merunduk, ya dia masih terbayang-terbayang dengan...
"mantan kekasihkuuu~~~jangaaan kau lupaaakan akuuu~~~"
Dia disinggung sama seorang lelaki yang suka digosipin sama Tatak di kelas. Namanya Dhanan.
"tak, galau ae"
"apase naaaan"
"lhayo tak, ojok mikirno hubungan 2bulan kurang 4hari iku aaa" (aku)
Hening. Kepala Tatak menghadap dalam posisi mengheningkan cipta.
"lho taaak, gak bermaksut lhoo. sepurane taak sepurane"
Hening.
Ada bohlam lampu menyala diatas kepalaku.
"oh iya, sepurane!"
Yang lain pada noleh ke aku dengan tatapan kosong.
Dan akhirnya aku menyampaikan ideku ke Maya.
"may, aku nemu may!"
Jujur ambigu nih, nama panggilanku sama Maya sama. Pake "may" =.=
"gimana gimana?"
"sepurane! sepuluh sepuluh rame..."
"ya terus?"
"gak neko-neko!"
"wah iya bagus itu! tapi kepanjangen may"
Hening lagi.
"yaudah lah terserah, sisanya kamu mikir sama yang lain aja"
Dan beberapa jam kemudian, baru deh muncul julukan yang udah official. Tapi, sepurane masih belum punya akun twitter T^T ya doakan saja sebentar lagi punya.
Ya begitulah cerita mengenai asal mula sepurane. Untuk cerita yang lain, tunggu ya :p
-sekian-
Kamis, 09 Agustus 2012
Selasa, 07 Agustus 2012
Sabtu, 04 Agustus 2012
Langganan:
Komentar (Atom)

























































